The Battleship Island
The Battleship Island (2017)
11 Maret 2017
you are too much kds
You Are Too Much (2017)
25 Maret 2017

Pabrik Semen Tertua di Indonesia PT Semen Padang Indarung

Pabrik semen tertua indonesia pt semen padang

Sejarah Singkat

Jika kita mendengar tentang pabrik semen tertua di Indonesia maka sudah pasti itu Pabrik PT Semen Padang indarung Padang. PT Semen Padang (Persero) yang dahulu mempunyai nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM) didirikan pada tanggal 18 Maret 1910 dan menjadi pabrik semen pertama yang dibangun di Indonesia. Perusahaan ini kemudian diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia dari Pemerintah Belanda pada tanggal 5 Juli 1958. Pada periode ini, perusahaan mengembangkan kapasitas pabrik indarung I menjadi 330.000 ton/tahun. Selanjutnya, perusahaan ini membangun pabrik indarung II, III, dan IV untuk melakukan pengembangan kapasitas pabrik dari teknologi proses basah menjadi proses kering.

Pada tahun 1995, Pemerintah mengalihkan kepemilikan saham PT Semen Padang ke PT Semen Gresik bersamaan dengan pengembangan pembangunan Pabrik Indarung V. Pada saat ini, PT Semen Indonesia (Persero) merupakan pemegang saham terbesar dengan kepemilikan saham 99,99% dan 0,01% milik Koperasi Keluarga Besar Semen Padang. PT Semen Indonesia sendiri sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia sebesar 51,01% dan 48,09% dimiliki oleh publik.

 

Produksi

Kapasitas Pabrik

PT Semen Padang mempunyai kapasitas produksi sebesar 5.240.000 ton/tahun (belum termasuk Pabrik Indarung VI) dengan rincian sebagai berikut:

  1. Pabrik indarung II = 660.000 ton / tahun (Proses Kering)
  2. Pabrik indarung III = 660.000 ton / tahun (Proses Kering)
  3. Pabrik indarung IV = 1.620.000 ton / tahun (Proses Kering)
  4. Pabrik indarung V = 2.300.000 ton / tahun (Proses Kering)

Pabrik Indarung I telah dinonaktifkan semenjak Oktober 1999 dikarenakan pertimbangan efisiensi dan polusi ditambah lagi pabrik yang dibangun tahun 1910 ini dengan proses basah.

 

Bahan mentah

Bahan mentah yang digunakan dalam pembuatan semen adalah batu kapur, batu silika, tanah liat dan pasir besi. Dari total kebutuhan bahan mentah, batu kapur yang depositnya terdapat di bukit karang putih (± 2 km dari pabrik) digunakan sebanyak 81 %. Batu silika yang depositnya berasala dari bukit ngalau (± 1,5 km dari pabrik) digunakan sebanyak ± 9 % dan tanah liat diperoleh disekitar Kecamatan Kuranji, Kota Padang digunakan sejumlah ± 9%. Sedangkan kebutuhan pasir besi ± 1 % didatangkan dari Cilacap. Pada penggilingan akhir ditambahkan gypsum 3-5 % yang didatangkan dari Thailand. Gypsum alam dan gypsum sintetis dari PT Petro Kimia Gresik.

 

Proses Produksi

Proses produksi semen secara besar melalui 5 tahapan, yaitu:

  1. Penambangan dan penyimpanan bahan mentah.
  2. Penggilingan dan pencampuran bahan mentah
  3. Homogenisasi hasil penggilingan bahan mentah
  4. Pembakaran
  5. Penggilingan akhir hasil pembakaran

 

Profil Produk Semen PT Semen Padang

Semen dengan tipe ini digunakan untuk keperluan kontruksi umum yang tidak memakai persyaratan khusus terhadap panas dan kekuatan tekan. Semen ini cocok digunakan pada tanah dan air yang mengandung sulfat (0,0% – 0,10%) dan juga dapat digunakan untuk pembangunan rumah pemukiman dan gedung bertingkat.

Semen dengan tipe ini digunakan untuk kontruksi bangunan dari beton massa yang memerlukan ketahanan sulfat (0,10 – 0,20 %) dan panas hidrasi sedang, contohnya bangunan di tepi laut, bekas tanah rawa, saluran irigasi, dam, dan landasan jembatan.

Semen dengan tipe ini digunakan untuk konstruksi bangunan yang memerlukan kekuatan tekan awal tinggi pada saat pengikatan terjadi. Semen tipe ini cocok untuk pembuatan jalan beton, bagunan tinggi, dan bangunan dalam air yang tidak memerlukan ketahanan terhadap sulfat.

Semen dengan tipe ini digunakan untuk kontruksi bangunan pada tanah atau air yang mengandung sulfat lebih dari 0,20% dan cocok untuk instalasi pengolahan limbah pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan, pelabuhan, dan pembangkit tenaga nuklir.

Semen ini dapat digunakan untuk konstruksi perumahan gedung, jalan dan irigasi yang struktur betonnya maksimal K 225. Dapat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan genteng beton, hollow brick, Paving Block, tegel dan bahan bangunan lainnya.

Merupakan semen khusus yang digunakan untuk pembuatan sumur minyak bumi dan gas alam dengan konstruksi sumur minyak bawah permukaan laut dan bumi, OWC yang telah diproduksi adalah class G, HSR (High Sulfat Resistance) disebut juga sebagai “BASIC OWC”. Bahan adaptif dapat ditambahkan untuk pemakaian pada berbagai kedalaman dan temperatur.

Semen ini memenuhi persyaratan mutu Portland Composite Cement SNI 15-7064-2004. Dapat digunakan secara luas untuk konstruksi umum pada semua beton. Struktur bangunan bertingkat, struktur jembatan, struktur jalan beton, bahan bangunan, beton pra tekan dan pra cetak, pasangan bata, plesteran dan acian, panel beton, paving block, hollow brick, batako, genteng, potongan ubin, lebih mudah dikerjakan, suhu beton lebih rendah sehingga tidak mudah retak, lebih tahan terhadap sulfat, lebih kedap air dan permukaan acian lebih halus.

Semen yang memenuhi persyaratan mutu semen Portland Pozzoland SNI 15-0302-2004 dan ASTM C 595 M-05 s. Dapat digunakan secara luas seperti :

  1. Konstruksi beton massa (bendungan, dam dan irigasi)
  2. Konstruksi beton yang memerlukan ketahanan terhadap serangan sulfat (bangunan tepi pantai, tanah rawa).
  3. Bangunan/instalasi yang memerlukan kekedapan yang lebih tinggi.
  4. Pekerjaan pasangan dan plesteran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *